Tampilkan postingan dengan label GAME. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GAME. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Januari 2013

GAME KEKOMPAKAN TIM

Games Seru Latih kekompakan, Kebersamaan & Kerjasama


Games session merupakan bagian dari inti acara ini, games yang disajikan pun games yang dapat melatih komunikasi, kekompakan dan kerjasama yang baik, baik sebagai individu maupun tim. Pada dasarnya mereka bagian dari Black Community yang membaur dalam satu tim untuk menanggalkan kedaerahan maupun jenis kendaraan.

Dalam satu tim terdapat enam hingga delapan daerah baik BCC maupun BMC untuk menjadi tim terbaik, hingga memasuki games area di halaman parkir Hotel Mercure hawa semangat untuk mengikuti games tersebut sungguh luar biasa karena games yang disediakan oleh panitia pun cukup unik sehingga mengundang ketertarikan mereka.

Adapun di dalam games area tersebut ada beberapa jenis permainan untuk mengasah kerjasama dan komunikasi, seperti area BlackBox yaitu ruangan yang gelap tanpa cahaya hanya menggunakan handytalkie untuk saling berkomunikasi untuk mendapatkan barang yang dimaksud dengan leader yang mengarahkan melalui layar LCD TV. Permainan Black Twister menyesuaikan warna yang harus ditempat oleh anggota tubuh, termasuk game kelapa gila dengan mengangkat buah kelapa menggunakan empat utas tambang.

Games yang mengarah pada kekompakan, kebersamaan serta kerjasama yang baik diharapkan dapat terbangun lebih baik dimasing-masing individu, termasuk games Black Sky yaitu berjalan di lantai penuh oli dengan bakiak sehingga tak terbayang licinnya area permainan itu. Akan tetapi mereka harus mencapai garis finish sehingga mendapatkan point terbanyak untuk mendapatkan gelar The Most Lucky Team. [min/timBX]

GAME BALON


Hal sederhana, tetapi jika dikemas dengan baik akan menjadi permainan yang menarik dan menantang. Fasilitator mengawali dengan mengumpulkan semua peserta, lalu memberi contoh meniup balon. Tiup hingga membesar kira-kira 85% dari besar maksimal. perintahkan tiap peserta masig-masing meniup sebuah balon dan minimal hingga sebesar hasil tiupanmu.

Balon adalah salah satu kreasi manusia yang paling mengagumkan. Dengan benda sederhana ini, fasilitator bisa membuat orang lebih percaya diri, besenang-senang, bahkan membangun kerja sama team yang solid. Selain itu, balon mudah dibawa kemana-mana dan yang tak kalah penting, murah.
Dalam artikel ini saya kan memperkenalkan rangkaian permainan yang semuanya dilakukan dengan balon.

Sejarah Balon

Kebanyakan orang tidak menyadari seberapa mengagumkannya penemuan balon. padahal, dari untuk membuat benda ini dibutuhkan penelitian yang melelahkan. Bahkan hingga saat ini masih banyak teknologi yang sedang dikembangkan berbasiskan balon. Yang paling terkenal adalah penggunaan balon sebagai alat transportasi udara.
Untuk mengawali permainan balon ini, fasilitator bisa mengutip cerita tentang sejarah balon. Misalnya tanyakan pada peserta, “Siapa penemu balon modern dan kapan ia menemukannya?” (Jawabannya: Michael Faraday pada pertengahan abad ke 19). Biasanya orang akan tertarik dengan pengetahuan baru yang belum pernah mereka pikirkan sebelumnya. Tentang sejarah balon yang lebih lengkap bisa fasilitator cari di link di bawah ini.

Meniup Balon

Sekedar untuk meniup sebuah balon dibutuhkan rasa percaya diri. Banyak yang ragu untuk meniup hingga besar karena khawatir balon akan meletus. Beri “reward” pada peserta yang bisa meniup hingga terbesar dari peserta lainnya. Beri motivasi pada peserta yang tidak berani meniup hingga ukuran minimal yang fasilitator perintahkan.
Jika sudah selesai, hal lain yang tak kalah menarik adalah ketika peserta diminta menalikan ujung balon. Peserta yang tidak terbiasa mengikat balon tentu saja akan mengalami kesulitan. Peserta akan menyadari bahwa jika ada hal yang sulit kita lakukan sendirian, ternyata lebih mudah jika kita meminta bantuan orang lain.

Ballon Juggle

Bagi peserta dalam 3 atau 4 kelompok. Berikan sebuah balon yang harus mereka lambungkan dan tidak boleh sampai jatuh ke lantai. Peserta dilarang menangkap balon, yang diperbolehkan adalah memukul balon dengan anggota tubuh mereka hingga balon memantul ke atas. Awalnya mudah, tetapi lama-lama akan semakin sulit. Karena tiap 30 detik berlalu, fasilitator akan melemparkan 1 atau dua tambahan balon. Jumlah balon bertambah terus hingga ada 3 balon yang terjatuh ke lantai. Tiap ada balon yang jatuh ke lantai tidak boleh diambil. teriakkan peringatan tiap ada satu balon yang jatuh untuk memberi tekanan.Setiap kelompok dicatat waktunya dan yang terlama adalah pemenangnya.
Permainan ini juga bisa dilakukan oleh semua kelompok bersamaan. Tiap kelompok harus melambungkan balon dengan warna yang berbeda. Sama dengan versi satunya, tiap 30 detik, tambahkan 1 balon pada semua kelompok. Kelompok yang bertahan paling lama adalah pemenangnya.

Tangkap Balon

Semua peserta membentuk lingkaran. Fasilitator berada di tengah menjelaskan permainannya. Lalu fasilitator melempar balon ke atas dan langsung menyebut nama salah satu peserta. Peserta yang disebutkan namanya harus maju ke tengah dan menagkap balon itu. Tanpa jeda, ia harus segera melempar kembali balon ke atas sambil memanggil nama peserta lain lalu segera kembali ke pinggir lingkaran.. peserta yang disebut namanya harus segera maju dan melakukan hal yang sama. Tidak boleh mengulang memanggil nama peserta yang pernah dipanggil.
Peserta yang melakukan kesalahan, dihukum dengan dicoreng namanya pakai tepung atau arang. Atau bisa juga diberi tugas meniup satu balon untuk tiap satu kesalahan.

Ballon Pop

Sama dengan permainan di atas, tetapi balon tidak boleh ditangkap tetapi di pantul-pantulkan dengan tangan. Setelah pantulan kelima, maka ia harus memanggil nama peserta lain yang langsung maju ke tengah dan melakukan hal yang sama.

Menyeimbangkan Balon

Tantang semua peserta untuk menyeimbangkan balon. Caranya dengan meletakkan balon di atas jari telunjuknya. Balon tidak boleh dipegang atau di lekatkan pada jari dengan lem/ pleser. Semua harus jujur, jika gagal, maka harus mengaku dan keluar dari permainan. Peserta yang bisa menyeimbangkan dengan catatan waktu terlama adalah pemenangnya.

Olah Raga Balon

Peserta juga bisa diajak melakukan olahraga bola tetapi digantikan menggunakan balon. Misalnya sepak bola taua volley.

Ballon Race

Fasilitator bisa memilih 3 model balapan di bawah ini.
  • Tiap kelompok adu cepat menggiring balon dari START menuju ke FINISH. Tidak boleh ada balon yang menyentuh tanah/ lantai sebelum sampai di garis finish.
  • Tiap kelompok menggiring balon di lantai tanpa menggunakan bagian tubuh manapun. Solusinya adalah dengan meniup balon hingga garis FINISH.
  • Tiap kelompok membentuk barisan berbanjar dan di sela-sela tiap peserta diberi balon yang tidak boleh dipegang, tetapi diapit dengan perut dan punggung peserta di depannya. Semua kelompok berlomba lari dan tidak boleh ada balon yang jatuh. Jika ada balon yang jatuh, maka harus mengulangi dari start lagi.

KUTAHU YANG KUMAU

1. Peserta dipersilahkan mencari pasangan masing-masing
2.Dipersilahkan berkenalan sedekat mungkin
3.Kemudian pasangan-pasangan tersebut dipisahkan
4. Secara acak akan dipanggil nama salah seorang peserta dan saat dipanggil, bersama pasangannya harus maju ke depan audience
5.Audience duduk dalam lingkaran (lebih pas, saat api unggun)
6.Peserta yang maju secara bergantian memperkenalkan tentang dirinya dengan cara melakukan gaya tentang dirinya dan harus ditebak oleh pasangannya. Ciri yang ditebak cukup 5 saja.
7.Setelah selesai,silahkan pasangan tersebut menunjuk pasangan yang lain
8.Lima pasangan yang paling lama akan mendapat hukuman
Tujuan:
mengetahui tingkat kedekatan antar peserta
meningkatkan kemampuan komunikasi non-verbal yang begitu bermanfaat
*catatan:games ini pernah saya lakukan dengan seluruh peserta yang sudah sangat dekat satu sama lain

REBUT DAN RAMPAS

Peralatan : Tongkat atau sapu lidi untuk tiap anakJumlah
pemain : bebas
Waktu : 10 menit
Tujuan : – Melatih kecekatan- Melatih kesetiakawanan- Unsur hiburanSemua anak membentuk lingkaran dengan jarak kira-kira 1 meter.. Semakin ahli, jaraknya dapat semakin jauh. Tiap anak memegang tongkatnya hingga berdiri tegak di lantai. Bila ada perintah “ya” tiap anak harus melepaskan tongkatnya dan cepat-cepat menangkap tongkat teman di sebelah kanannya. Bila tongkat itu sudah keburu jatuh, maka ia dikeluarkan. Permainan ini sangat menyenangkan dan dapat bervariasi. Jarak anatr anak dapat diperbesar bila anak-anak sudah mampu, perintah dapat berupa “kiri” atau “kanan”. Bila ingin permainan lebil lama, maka setelah jatuh 3
kali baru dikeluarkan.

NAMA DAN GAYA

Alat / Bahan : -
Cara bermain :

  1. Atur peserta berdiri membentuk Lingkaran.
  2. Tunjuk salah satu peserta secara acak untuk memperkenalkan diri dengan menyebutkan namanya sambil bergaya tertentu.
  3. Contoh : “Hallo, nama saya Julie”, ia berdiri sambil menopangkan kedua tangan di pipi.
  4. Saat peserta di tunjuk menyebutkan nama dan menunjukaan gayanya, peserta lain ikut menirukan
  5. Setelah itu peserta bebas menunjuk peserta lain untuk melakukan hal yang sama.
  6. Demikian proses perkenalan berlanjut sampai semua peserta mendapat giliran.

PASANGAN SERASI

Alat / Bahan : -
Cara bermain :
  1. Bagi peserta menjadi dua kelompok besar.
  2. Atur mereka untuk membuat deretan kesamping dan saling berhadapan
  3. Minta semua peserta untuk berkenalan dengan peserta lain yang berdiri tepat didepannya
  4. Setiap pasangan ini boleh mencari tempat lain yang nyaman untuk saling bercerita tentang diri masing-masing, serta berusaha mencari kesamaan diantara mereka,seperti hoby, makanan kesukaan, tempat favorit, dan sebagainya
  5. Setelah itu peserta berkumpul kembali. Minta semua pasangan untuk saling memperkenalkan diri dan menyebutkan sejumlah kesamaan yang mereka miliki. Pasangan yang paling banyak mempunyai kesamaan bisa dinobatkan menjadi pasangan paling serasi.

WHO AM I ?

Alat / Bahan : -
Cara bermain :
  1. Berikan kertas berukuran kartu nama kepada setiap peserta
  2. Minta mereka menulis 3 hal tentang dirinya yang tidak banyak diketahui orang lain. Jangan lupa mencantumkan nama masing-masing di sudut kanan atas kertas
  3. Kumpulkan semua kertas dan acaklah. Ambil kertas pertama dan bacakan.
  4. Persilahkan peserta untuk menebak siapa yang dimaksud. Jika ada peserta ada yang berhasil menebak dengan tepat, berikan hadiah kecil kepadanya.
  5. Jika tidak ada yang bisa menebak dengan tepat, bacakan nama yang tertera di sudut kanan atas kertas dan berikan hadiah kecil kepada si pemilik nama.

MEMBUAT DERETAN

Alat / Bahan :
Cara bermain :
  1. Bagi peserta menjadi beberapa kelompok dengan jumlah yang sama.
  2. Atur peserta berdiri membuat deretan kebelakang dalam kelompok masing-masing.
  3. Berikan instruksi untuk dilakukan masing-masing kelompok, misalnya "Buat deretan A-Z". Itu berarti semua kelompok harus melakukan dengan cepat untuk membuat deretan baru berbasis urut menurut nama, paling depan diawali A dan paling belakang Z.
  4. Setelah itu lanjutkan dengan variasi lain, seperti deretan menurut tinggi badan, berat badan, kurus-gemuk,dll.

TEBAK JEJAK

Alat / Bahan : Kertas A4 dan Spidol
Cara bermain :
  1. Bagi peserta menjadi dua kelompok dengan jumlah anggota yang sama.
  2. Berikan selembar kertas A4 dan Spidol kepada setiap peserta.
  3. Minta peserta untuk menggabar telapak kaki mereka diatas kertas masing-masing. Tambahkan juga spidol atau kode tertentu sebagai tanda pengenal bahwa itu adalah telapak kakinya.
  4. Jika sudah selesai, kumpulkan kertas-kertas itu dalam kelompok masing-masing. Selanjutnya tukarkan dengan kelompok lain.
  5. Tugas dari setiap kelompok adalah menebak pemilik cetakan kaki yang tergambar dikertas. Kelompok yang paling banyak menebak dengan tepat akan menjadi pemenang.

MENGAMATI

Alat / Bahan : Pakaian, aksesoris, kertas, alat tulis
Cara bermain :
  1. Bagi peserta menjadi beberapa kelompok dengan jumlah yang sama.
  2. Bagikan selebar kertas A4 dan alat tulis kepada setiap kelompok.
  3. Siapkan seseorang yang berpakaian aneh dan mengenakan banyak aksesoris. Minta dia untuk memperkenalkan diri selama beberapa menit, dan minta peserta untuk mengamati dengan seksama. sesudah itu, persilahkan orang tersebut meninggalkan ruangan.
  4. Lalu ajukan beberapa pertanyaan sebagai hasil pengamatan, misalnya Apa warna ikat rambutnya? Berapa jumlah gelangnya? Apa bunyi tulisan ditasnya? Ia memakai jam tangan disebelah kanan atau kiri? Apa warna sepatunya? dan sebagainya.
  5. Setelah itu, panggil kembali orang tersebut. Cocokkan jawaban peserta. Kelompok yang paling banyak menebak dengan benar menjadi pemenang.